Kebaikan itu selalu INDAH

Kebaikan itu selalu INDAH
Teladan, tempatku kini dan apa yang kan kuperbuat nanti.. Walau menurutku apa yang kan terjadi itu semua masih misteri tapi tak kan pernah menyurutkan semangatku untuk berusaha yang sebaik mungkin.. Dan Atas ijinNYA, aku yakin bahwa Alloh memiliki rencana yang jauh lebih INDAH daripada apa yang aku, makhlukNYA rencanakan.. Bismillah, Dengan menyebut nama ALLOH, kulangkahkan kaki ini, agar aku tak kan hanya berdiam diri :)
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 20 Oktober 2011

Semangat (tak hanya) Mimpi !


Aku punya Mimpi !
Mimpi ku bukan hal yang kecil.
Mimpi ku itu adalah idealisme ku yang terpampang dalam aplikasi kehidupanku.
Aku bermimpi setelah menulis ini aku akan semangat meraih cita-citaku itu.
Aku bermimpi setelah ini aku kan tidur, dengan sebelumnya wudhu dan berdoa.
"Ya Alloh, bangunkanlah hamba Mu ini kembali, dengan keadaan sehat dan menjalani hari dengan lebih baik sebagaimana Engkau berfirman bahwa sungguh merugi bahkan celaka apabila hari esok tidak lah menjadi lebih baik dari hari ini"
Aku bermimpi dapat bangun di sepertiga malam terakhir, dengan mata lembab dan tubuh bersimpuh kepada Sang Kholiq.
Di mimpi itu aku melihat, seorang hamba yang mengharap akan banyak hal, karna memang realita tak akan selamanya sesuai dengan idealisme, bahkan bertolak belakang.
Lantas  berdoa "Ya Alloh, berilah yang terbaik bagi hamaba Mu ini"
Aku bermimpi melakukan banyak hal yang bermanfaat bagi diri ku, kedua orang tua ku, dan seluruh orang yang berada di skitar ku. Aku tidak ingin mengecewakan mereka, apalagi sampai jatuh ke lubang "kekecewaan" yang sama.
Huuuft, setiap aku bermimpi pasti ada rintangannya.
Setiap aku bermimpi pasti tak akan berjalan mulus.
Untuk itu mari berkomitmen, agar tak hanya asal mimpi.
Karna panjang angan bukan lah hal yang baik untuk manusia.
Komitmen agar semua berjalan sesuai yang diinginkan.
Komitmen agar diri tak menjadi SOMBONG karna merasa benar sendiri.
Menghargai diri sendiri dan orang lain, serta tidak menjadi manusia yang pengecut dalam bertindak, adalah suatu komitmen juga yang harus aku pegang.
Komitmen yang mengundang konsekuensi.
Konsekuensi yang mengundang keseriusan dalam hati, tidak hanya sekedar bualan kosong.
Tidak hanya sekedar secarik kertas tak berbekas.
Yang dapat terbakar tanpa ada rasa yang tersisa.
Aku bukan bualan kosong, pengecut apalagi hanya sekedar banyak cakap.
Aku tak harap mental ku sekuat baja, namun mental yang lembut meski tak kan hancur.
Bukan mental baja sombong yang tak mau tahu.
Biarkan datang jalan akan mimpi dengan komitmen dan cambuk diri.
Alloh tidak selalu memberi apa yang kita inginkan.
Tapi IA memberi apa yang kita butuhkan.
Apa yang terbaik untuk kita.

Rabu, 20 Juli 2011

Inilah wasiat Ali bin Abi Thalib pada keluarganya...

"Aku wasiatkan kepada kalian untuk selalu bertaqwa kepada Alloh. janganlah sekali-kali kalian mati kecuali dalam keadaan Islam. Berpegang teguhlah kalian kepada agama Alloh dan jangan bercerai berai. Sesungguhnua aku mendengar Rosullulloh bersabda:
"Sesungguhnya baiknya hubungan persaudaraan itu lebih utama dari sholat dan shaum..."
Ingatlah Alloh, ingatlah Alloh dan berpeganglah kepada Al Quran. Janganlah kalian terdahului oleh orang lain dalam beramal.
Ingatlah Alloh, ingatlah Alloh mengenai orang-orang fakir dan miskin. Ikutkanlah mereka dalam kehidupan kalian.
Janganlah kalian takut menghadapi celaan orang dalam melaksanakan perintah Alloh. Alloh akan melindungi kalian dari orang-orang yang bermaksud jahat atau menganiaya kalian.
Janganlah sekali-kali kalian meninggalkan amar ma'ruf nahi munkar, memerintah berbuat baik dan melarang berbuat keji. Dan berkatalah kepada mereka dengan perkataan yang baik sebagaimana diperintahkan oleh Alloh. Jangalah putuskan persaudaraan kalian dan janganlah sekali-kali kalian saling bermusuhan. Bertolong-tolonglah kalian dalam kebaikan dan taqwa, dan jangan sekali-kali bertolong-tolongan dalam dosa dan permusuhan."
Subhanalloh..
:')

Minggu, 05 Juni 2011

Warna itu akhirnya bernama ?

Ya kawan ku.
Aku bukanlah orang yang luput dari warna itu.
Warna yang kalian beri nama "gagal".
Warna yang kerap kali terlihat gelap.
Warna yang menempel pada warna cerah kita yang lainnya.
Kawan.
Begitu sering aku merasakan sebuah kegagalan.
Ketika ku berkata-kata buruk.
Maka, Saat itulah aku telah gagal.
Aku telah gagal bersyukur pada NYA atas lidah yang telah ia berikan padaku.
Ketika ku menghirup udara segar tanpa mengingat DIA
Maka, saat itulah aku gagal.
Aku telah gagal dalam bersyukur atas kehidupan yang telah Ia berikan.
Lantas apakah semua hanya berakhir ?
Berakhir sebagai Luthfi yang tak tahu bagaimana cara IA bersyukur ?
Tidak kawan.
Kegagalan ini kurasa agar ku tahu.
Betapa pahit nya ia ku rasa.
Ketika lidah salah ucap dan menyakiti saudaraku yang lain.
Ketika hidup tak bermanfaat bagi orang lain.
Aku telah tahu rasa itu kawan.
Dan saksikanlah !
Betapa setelah ku tahu pahit itu.
Aku lebih dapat menikmati Keberhasilan.
Betapa nikmatnya lidah ini ketika ia berkata benar.
Betapa nikmatnya hidup ini ketika ia mampu bermanfaat bagi orang lain.
Ya, betapa kegagalan itu datang bukan sebagai warna gelap.
Namun ia justru memperjelas warna cerah.
Agar kita mampu lebih melihat dengan jelas.
Laksana kacamata bagi mata yang telah kabur.
Agar aksi dan perbuatan dapat lebih terarah dan tak mengulangi kegagalan yang telah ia perbuat.
Sekali lagi.
Kalian sebut itu kegagalan ataupun keberhasilan.
Semua tergantung pada "kacamata" kita dan seberapa hebat raga kita beraksi akannya.
"Suatu hal yang gagal ya itu namanya Gagal, tapi itu akan menjadi sepenuh nya gagal apabila kita hanya mampu tuk menyesali nya tanpa mengambil pelajaran sama sekali. Bukankah pahitnya kegagalan tercipta agar nantinya kita mampu merasakan betapa nikmatnya sebuah keberhasilan ? Semua tergantung dari kacamata apa kita melihatnya dan sehebat apa raga bereaksi akan nya"

Sabtu, 05 Maret 2011

26 Mei 2006 itu

Melihat judul di atas mungkin teman-teman mengira saya akan posting mengenai gempa bumi dahsyat itu..
Melihat judul di atas mungkin teman-teman membayangkan kisah pilu di mana semua orang berhamburan layaknya seekor semu yang kita ganggu kompani nya
Tapi sobat, maaf..
Postingan kali ini tak ada sangkut pautnya dari itu..
Tetapi mungkin kejadiaan saat itu..
Menurutku, LUAR BIASA bagiku..
Mengenai makna perubahan..
Dan nikmat karna nya..
Masih teringat jelas akan hari sebelum tanggal itu..
Malam hari..
Tak ada yang istimewa akan hal itu..
Kecuali ketika waktu telah beranjak malam..
Ketika bintang tlah bertebaran di langit nan luas..
Dan matahari tengah sibuk memancarkan sinarnya di belahan bumi lainnya..
Terdengar sayup-sayup suara..
Dan samar-samar bayangan orang dalam rumah..
Ya di dalam rumahku tengah diadakan tausyiah rutin yang biasanya diisi dengan tausyiah-tausyiah dari bapak..
Di sana saling transfer ilmu dan cerita akan banyak hal..
Usai itu, terasa ada sepercik keinginan tuk melakukan sesuatu..
02.37, 26 Maret 2006
Masih ku ingat waktu itu..
Ketika ku mampu terbangun di kala biasa ingin ku memuaskan lelapku..
Tetapi sungguh, hari itu semangat itu terasa mengalir di tiap jiwaku..
Ku mantapkan kaki menuju kamar mandi itu setelah ku layangkan doa atas terbangunnya aku dari tidurku..
Wah, mandi jam segini ternyata segar juga kawan..
Seakan mandi dengan mengangkat segala penatku dan membukakan mataku akan bayang-bayang mimpi semu..
Setelah itu ku semua sobat..
Ternyata ada yang lebih menyenangkan dan ini puncak dari momentku saat itu..
Ya aku melakukan perintahNYA yang mungkin saat itu belum pernah aku lakukan dengan penuh kesadaran..
Aku menghadapkan wajahku ke arah kiblat dan aku dirikan tiang-tiang dari agama ku..
Aku tunduk merendahkan diri karna aku yakin tanpa aku merendahkan diri sekalipun aku tetaplah makhluk yang jauh lebih rendah dari NYA..
Tak terasa subuh telah mendekat dan ketika tlah kuputuskan tuk beranjak dari musholla kecil rumahku itu..
Bapakku telah menantiki sembari melayangkan senyum terindahnya..
Dan tanpa kusadari aku tlah berada dalam dekapan pelukannya..
Hangat dan tak terlupakan..
Ingin rasanya aku terus dalam dekapan ini..
Ya mungkin dekapan yang membuatku berusaha istiqomah hingga saat ini :)
Ya, inilah moment di mana aku solat Tahajud pertama dalam hidupku dengan penuh kesadaran..
Memang mungkin hanya cerita sederhana sih..
Sepenggal kisah terselip dalam gempa jogja yang dahsyat itu..
Tapi aku selalu yakin bahwa tiap moment yang IA berikan pada Ku pasti kan berujung indah :)

Selasa, 15 Februari 2011

Keputusan dari kopi terpahit berbalutkan gula manis

Sebuah pertanyaan muncul dalam benakku..
Apakah ini mulai memantapkanku untuk tidak mengambil impianku yang "itu" ?
Bismillah..
Berawal dari sebuah niat sederhana
Aku tidak mau menjadi seseorang yang pergi jauh dan tak peduli..
Lantas aku hanya bisa melihat kenyataan
Bahwa tangan ini tak lagi memegang semestinya
Kaki ini tak melangkah pada arah kemuliaan itu
Mata ini buta akan keadaan di sana
Telinga ini tuli akan kabar yang kurindu-rindukan itu
Hingga mulutku ini hanya mampu berkomentar
"Wah, pas dulu aku yang memegang, menjalankan, dan tinggal di sana
jauh lebih baik dari saat ini, dulu tempatku kayak gini, eh tempatmu malah kayak gitu"
Ya..
Maukah ku beritahukan sedikit rahasia keadaan di sini ?
Ya..
Taukah bahwa saat ini kondisi sungguh luar biasa sobat..
Ketika tangan benar-benar terlihat kurus kecil meraih..
Ketika tangan benar-benar tertatih-tatih saat melangkahkan kaki di jalan mulia ini
Ketika badan benar-benar lumpuh hanya menyisakan semangat juang
Ya seperti itulah sedikit gambaran saat ini sobat..
Tapi kenapa ?
Ketika kondisi seperti ini justru telinga ini mendengar sesuatu..
Mendengar keluhan, mendengar sesuatu yang membuat iri sekaligus bingung..
Ya, bukan dorongan, motivasi ataupun solusi..
Ya..
Mungkin itulah yang akan mengubahku..
Mengubah impian yang telah jauh-jauh hari ku rencanakan..
Untuk pergi jauh ke kota besar itu guna menuntut ilmu dan meraih cita-cita
Biarlah jogja tetap menjadi tambatan hatiku
Karna aku ternyata tlah terlanjur jatuh cinta..
Jatuh cinta pada jalan juang ini..
Di kampus cemara, yang kan tetap hijau dan nyaman..
Dimana kebaikan tertanam di tiap ruas-ruas batangnya
Yang tak kan ada yang malu untuk menampakkannya..
Dimana niat karnaNYA tertancap kuat dalam akarnya
Sebagai pondasi nan kokoh dalam melangkah
Di mana kawan adalah setitik embun yang ada di semua bagian..
Yang menyejukkan dan tak kan pernah habis menguap..
Ta kampus cemara dengan berbagai kisahnya
Meski baru seumur jagung pun tak ada aku di sini..

"Terkadang kita berpikir sempit dengan kecewa akan apa yang kita dapatkan tak sesuai dengan yang kita harpapkan, padahal cobalah berpikir lebih luas bahwa Alloh bukan hanya kan memberikan apa yang kita inginkan, tetapi IA kan selalu memberikan apa yang terbaik buat kita. 
Ingat, Alloh lah tujuan kita !"

Kamis, 27 Januari 2011

Kopi hangat ?

Tersadar bahwa telah lama tertidur..
Bukan karna terbuai mendengkur.. 
Hanya sekedar mata terpejam dan beratnya tubuh serasa lumpuh.. 
Hilangnya asa bukan karna lemah.. 
Hilangnya tujuan bukan karna kesalahan.. 
Hanya mungkin kita lupa tuk mengambil secarik peta, 
dan letakkan kompas di atasnya.. 
Mengapa kita memlih mendengkur jika peta itu tersaji di dekat kopi hangat itu ?
Sebuah paradoks aneh ketika ku berpikir di sini, 
dan kau yg kupikirkan di sana.. 
Lantas siapa yg kupikirkan dan kenapa aku berpikir di sini ?
Ternyata ini semua memang..
Paradoks peta tersuguh kopi hangat..


~Sebuah tulisan penghantar tidur~

Kamis, 20 Januari 2011

Sebuah Semangat Juang

Sebuah Janji yang Membuatku Tegak Berdiri

Subhanalloh..
Lemah memang melekat pada diri manusia..
Hingga Yang Maha Kuasa memberikan kekuatanNYA
Agar manusia merasa kuat..
Tersadar akan sebuah keinginan dan kenyakinan..
Bahwa tiang penyangga pun membutuhkan pondasi..
Ia tak bisa tegak berdiri..
Tanpa pondasi yang Kokoh..
Hingga ia siap menjadi pengkokoh bagi bagian yang lain..
Alhamdulillah..
Aku bersyukur dengan keadaan seperti ini..
Semoga tidak membuatku terlena..
Namun justru menjadi bulir-bulir motivasi..
Meski berda di tengah intervensi..
Memang..
PertolonganNYA senantiasa datang..
Bahkan ketika angin malu-malu tuk menampakkan dirinya..
Meski kehadirannya mampu kita rasakan..
Atau ketika sang Bulan memlih tuk terlelap..
Membiarkan sang mentari terjaga tuk menampakkan sinarnya..
Memang..
Kita bisa memilih dan memiliki berbagai rencana..
Namun..
Hanya IA yang kan mampu menentukan hasilnya..
Akan samanya nasib kita..
Atau perbedaan nasib kita..
Karna IA lah yang Maha Tahu
Bukan apa yang kita inginkan..
Bukan apa yang kita rencanakan..
Tetapi..
Apa yang kita butuhkan..
Agar tak berpaling dari kenyataan..
Agar tak berlari saat menghadapi cobaan..
Karna janjiNYA..
Tak kan ada yang sia-sia di dunia ini..
Jika kita berniat karnaNYA..
dan sesuai apa yang dikehendakiNYA..
Bismillah 
:-))

"Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Maka apabila kamu telah selesai (dari suatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan yang lain). Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap”. (Q.S. Alam Nasyrah :5-8)


Minggu, 26 Desember 2010

My FaceBook say..

Setelah sempat memutuskan vakum dengan social network akhirnya saya kembali menggunakannya..
Tetapi Alhamdulillah semua tlah berganti
1. Social network tempat buat ghibah => Tempat saling nasehat menasehati
2. Buat nge share kegiatan kita => Berbagi pengalaman
3. Buat mencari perhatian => Kita mampu menopang dan memperoleh topangan
4. Niat karna cinta yang semu => Niat karna cinta yang terbungkus oleh namaNYA
Akhirnya status-statuskupun kugunakan sebagai ladang belajar bersama, dan akan saya share di sini:


1. "Benar-benar sebuah keyakinan bahwa rasa cinta yang dibalut oleh ridhoNya merupakan cinta yang terindah dan susah tuk hilang, bukan seperti nafsu yang ketika angin tengah datang, maka rasa itu kan pergi seiring dengan perginya angin itu" :)
10 December at 22:40

2. 
Mengingatkanku pada kata-kata yang kutulis bertahun-tahun yang lalu. "Telah terbit matahari yang kita nanti, Teladan Darussalam!"
13 December at 14:09

3. "Karna yang kutahu, tak kan ada yang sia-sia, dan ketika semua telah mengerti maksudnya dan bagaimana semestinya maka semua kan menjadi lebih baik. Tetap optimis karna walau di tengah kegelapan, terdapat setitik cahaya terang bernama harapan, walau hanya sekedar harapan sederhana. Bersama para pejuang tangguh karna ku tahu kan banyak yang peduli meski masih ragu tuk berbuat."

13 December at 21:56

4. ‎"Sungguh suatu keindahan atas nama cinta ketika tiap kata yang terucap merupakan kata yang saling mengingatkan dan mampu menghapus akan duka seperti tiupan angin yang membawa tiap butiran debu"

15 December at 07:15

5. "Seluruh doa yang dihaturkan untukmu sekolahku, semoga terkabulkan karna aku yakin semua doa itu adalah doa yang baik. Dan sebuah harapan dari doa itu semoga sekolah yang baik adalah cerminan dari warga sekolah itu yang juga tambah baik, termasuk diri ini." :)

16 December at 00:34

6. "Sepertinya sudah bukan saatnya lagi untuk bingung akan sebuah keputusan. Bukan saatnya lagi, keputusan itu hanya kan membawa kebaikan bagi diri sendiri. Bukan lagi masanya ketika kau memutuskan lantas kau ragu akan keputusan itu. Ingat ! Bukan hanya kita yang membutuhkan orang lain, tapi kitapun dibutuhkan oleh orang lain. Dan mungkin hanya orang yang egois yang pergi begitu saja ketika orang lain membutuhkannya."

17 December at 06:58


7. "Ternyata memang mereka Luar Biasa, meski berkali-kali membuatku terkadang terjatuh, namun berkali-kali juga mereka membuatku bangkit. Semoga kepercayaan ini kan benar-benar dijaga selalu. Bismillah."
17 December at 22:30 


8. "Ternyata memang hanya aku yang membutuhkan ini semua !"
21 December at 06:53

9. "Apakah memang sekarang sudah seperti ini ya ? Takut ketika terlihat rendah di mata manusia, tetapi tak pernah takut seperti apa dia di mata Alloh, takut akan perkataan manusia tetapi tak pernah takut akan firman Alloh? Apakah itu alasan yang menjelaskan semua ini ? Astaghfirulloh."

Friday at 09:20

10. "K
epastian datangnya amanah dalam hidup kita bagaikan kematian. Kita tidak pernah tahu kapan datangnya dan dalam bentuk seperti apa. Yang bisa kita lakukan adalah selalu mempersiapkan yang terbaik untuk menyambutnya. Sehingga tidak ada kata tidak siap, ketika ia benar-benar datang. tidak kurang dan tidak lebih." (Mas Anas)
Friday at 14:55

11. "
Setahuku kita tak akan berubah. Aku ya aku, kamu ya kamu, kita ya kita. Yang ada hanyalah kita yang ingin menjadi lebih baik atau yang lebih buruk. Itulah pilihan yang kan menentukan kedewasaan kita. Bukan merubah jati diri, tapi memperkeren diri agar terlihat keren di mataNya kawan, dan jika terlihat keren di mata manusia juga, itu tak lebih hanya bonus untuk kita" :)
saturdy at 10.21

Semoga niatku ini tetap lurus karnaMU ya Alloh dan aku tidak terjerumus dalam kemudharatan karna social network sebagaimana dulu mungkin aku pernah terpedaya karnanya :)
Bismillah..

Kamis, 09 Desember 2010

Posting singkat

MERUBAH RENCANA !
KARNA PETA TELAH TERBENTANG !
KARNA JALAN KELUAR ITU SAMAR-SAMAR TERLIHAT !
KARNA CAHAYA AKHIR TELAH MENERANGI GELAPNYA JALAN AKAN RINTANGAN !
KARNA BUKAN AKU YANG MEMBUKA KESEMPATAN !
KARNA TAPI KESEMPATAN YANG MEMBUKA DIRINYA  !
KARNA USAHA INI TAK KAN SIA-SIA !
KARNA ADA SATU KENYAKINAN !
BAHWA KETIKA KITA BERBUAT KARNANYA !
MAKA IA LAH YANG AKAN MEMBALASNYA !
DENGAN CARA YANG TAK TERDUGA-DUGA !
TAPI YANG TERBAIKLAH YANG KAN DIDAPAT !
BISMILLAH !

RENCANA YANG LALU BUKANNYA TAK BERGUNA !
RENCANA YANG LALU TAK LANTAS DIBUANG !
NAMUN SEMUA KAN TETAP BERJALAN !
DENGAN SEMUA RENCANA YANG ADA !
UNTUK MEWUJUDKAN SEBUAH IMPIAN SEDERHANA !
KETIKA SEMUA SUDAH ADA DALAM GENGGAMANNYA !
TINGGAL KITA MAU TIDAK MERENDAH DI HADAPANNYA !
BAGAI PENGEMIS YANG MEMINTA KEBUTUHAN !
WALAU TERKADANG HANYA SEKEPING LIMA RATUSAN YANG DI DAPAT !
TAPI TUHANKU BERBEDA !
KETIKA KU MINTA MOBIL PADANYA !
DIA MEMBERIKANKU KAKI TUK BERJALAN !
KARNA DIA TAHU !
BAHWA MOBIL MENIMBULKAN POLUSI DAN BESAR BENTUKNYA   !
KETIKA KU MEMINTA OBAT PADANYA !
DIA MEMBERIKANKU KESEMBUHAN !
KARNA DIA TAHU BAHWA TANPA OBATPUN DIA BISA MENYEMBUHKAN SEGALANYA !
YANG "BUTA" BISA MELIHAT !
YANG "TULI" BISA MENDENGAR !
YANG "BISU" BISA BERUCAP !
YANG "LUMPUH" BISA BERGERAK !
PASTI JUGA KARNA DIA MENGETAHUI !
BAHWA SEMUA ITU HARUS BERFUNGSI !
AGAR TAK KAN ADA YANG HARUS MATI !
MATI DALAM HATI !
ATAU MATI YANG HAQIQI !
BISMILLAH !

Selasa, 07 Desember 2010

Ilmu itu..

Bismillah..
Ilmu adalah peta..
Peta dari Labirin kehidupan yang membingungkan ini..
Ilmu adalah pelita..
Pelita di tengah gelapnya dunia..
Dunia yang kini tengah kita merabanya..
Ilmu adalah bekal..
Bekal saat kita menjadi musafir..
Musafir dalam dunia yang tak tentu ini..
Beruntunglah..
Beruntunglah mereka..
Mereka orang-orang yang mau memiliki peta..
Memancarkan pelita..
dan Memperoleh perbekalan..
Dalam dunia ini..
Dengan Ilmu..
Maka dari itu..
Di ucapkan SELAMAT !
Selamat meraih ilmu itu teman-teman..
Karna setahuku, manusia terkeren yang diciptakan oleh Alloh pernah bersabda,

أطلب علم فرضة على كل المسلمين و المسلمات

"Menuntut ilmu adalah wajib bagi setiap muslim (laki-laki dan perempuan)" (HR. Bukhori)

Kamis, 01 Juli 2010

MPK Dalam Mataku dan Dalam Anganku

”Aku ingin mbog Kantin sekolah kita tu diperluas dan juga lebih dibagusin lagi, masak ad wastafel yang bocor,” kata salah seorang siswa kepada salah seorang temannya yang mendapatkan amanah menjadi anggota MPK (Majelis Perwakilan Kelas). ”Hmm.. baiklah, Insya Alloh akan disampaikan kepada pihak sekolah ataupun yang bersangkutan. Terima kasih ya atas aspirasinya,” jawab anggota MPK itu.
            Ya dialog di atas adalah sedikit ilustrasi yang akan menggambarkan mungkin hampir semua pendapat saya nanti. Ya Majelis Perwakilan Kelas yang satu ini memang organisasi yang unik. Dimana dia bertugas menjadi mediator antar siswa dengan siswa dan juga siswa dengan sekolah. MPK yang terdapat di setiap kelas yang diharapkan mampu menyaring seluruh aspirasi ataupun keinginan siswa dalam kelasnya hingga menjadikan Teladan seperti sekolah yang diinginkan oleh Siswa. Sekarang saya akan mencoba untuk beropini mengenai MPK dalam mataku dan juga MPK dalam anganku. Insya Alloh bermanfaat dan berguna untuk ke depannya.
            Sama halnya dengan dialog pada paragraf pertama, saat ini saya melihat MPK berfungsi sebagai penampung aspirasi. Banyak aspirasi yang memang sudah tersaring kepada MPK. Mulai dari masalah infrastrukrur, saran prasarana, kurikulum, moving class dan masih banyak lagi permasalahan siswa mengenai moral yang semakin menurun di SMA Negeri 1 Teladan Yogyakarta ini. Namun, yang masih menjadi pertanyaan saya, apakah guna mereka memberikan aspirasinya kepada MPK ini ? Toh sepertinya aspirasi saat ini hanya dipandang aspirasi saja, tetapi terkadang tidak didengar oleh pihak sekolah. Sudah berapa lama, kami (siswa) meminta agar kantin yang sempit itu diperlebar ? Sudah berapa lama kami meminta moving class yang efektif ? Sudah berapa lama kami menyuarakan aspirasi kami mengenai guru-guru yang mengajarnya kurang efektif ? Sudah berapa lama kami hanya menunggu dan menunggu tanpa ada kepastian yang jelas ? Inilah yang kami pertanyakan. Pada siapa kami harus bertanya ? Pada MPK ? Rasanya tidak, toh mereka juga hanya menyalurkan aspirasi kita. Pada sekolah, buat apa ada MPK kalo kita lapor ke sekolah, terus ntar hasilnya toh juga tidak digubris hanya sekedar angin semilir aja yang lewat pada lubang telinga. Lalu kalau seperti itu, apa yang harus kami perbuat. Alhamdulillah, MPK sudah memiliki alat-alat penyalur aspirasi seperti SenaNews, SenAspirasi dan juga acara Sarasehan. Dan itu sudah bagus menurut saya, namun tetap saja pihak sekolah acuh tak acuh akan itu semua. Tapi mungkin, tidak semua sekolah acuh tak acuh, terbukti dengan merespon masalah keamanan sekolah menyediakan CCTV. Dengan merespon masalah parkir, sekolah menonaktifkan kantin dekat parkiran dan mengubahnya menjadi halaman parkir. Ya memang sudah cukup berjalan sih dan saya harapkan ini semua mampu bertahan dan meningkat lagi. Ya dan lagi, dalam pandangan saya saat ini, MPK yang memiliki tugas ”sampingan” sebagai penegak peraturan yang telah dibuat juga oleh MPK sudah lumayan tapi sangat perlu ditingkatkan. MPK masih cenderung mengandalkan razia untuk saling mengingatkan dalam ketertiban. Apakah aku perlu menyebutkan contohnya ? Baiklah, aku kan menyebutkan contoh-contohnya. Contoh yang mungkin terlihat jelas adalah masalah pakaian. Sesuai dengan tata tertib siswa, pakaian pada hari Senin sampai Sabtu sudah ditentukan. Senin dan Selasa lengan panjang dengan badge merah putih. Hari Rabu dan Kamis lengan pendek. Pada hari Jumta menggunakan batik lengan panjang atau seminimal-minimalnya melebihi dibawah siku. Semua telah terpampang jelas di tata tertib siswa. Sekarang, kita buka mata di sekeliling kita. Hari Senin alhamdulillah sudah tertib. Hari Selasa ad beberapa yang menggunakan lengan pendek. Lalu apa yang kita perbuat. Kita beri option. A. Diam aja toh bukan urusanku. B. Diam aja toh kalo dikasih tahu sekrang tidak ada gunanya, emangnya dia nanti langsung ganti baju po ? C. Lapor ma orang lain. D. Tiba-tiba marah-marah dan menyuruhnya agar menggunakan seragm sesuai peraturan sekolah E. Datangin tuh siswa dan kita buka bajunya suruh ganti seragam yang bener dan disuruh pulang.
            Hayo! Pilih mana dari semua option yang tertera di atas. Kalau MPK masih memilih salah satu option di atas, saya mempertanyakan tugas “sampingan” MPK itu. Dan alhamdulillah menurut pandangan saya sudah ada anggota MPK yang saling nasehat-menasehati atau bahkan ada juga yang anggota MPK melanggar dan dinasehati oleh siswa. Subhanalloh. Hebat kan ? Introspeksi diri masing-masing yuk!
            Ok deh. Itu dari mata saya yang mungkin terbatas tuk melihat semua aktifitas MPK. Namun aku yakin anganku tak kan terbatas tuk tak henti-hentinya berharap MPK kan menjadi lebih baik lagi. Memang tak ada gading yang tak retak, namun ingat bahwa sebagai manusia kita memiliki akal tuk dapat introspeksi diri dari apa yang sudah terjadi agar yang kurang baik dapat ditinggalkan dan yang sudah baik dapat dipertahankan atau bahkan ditingkatkan. Simple saja jika aku ditanya apa sih mau mu mengenai MPK. Jawabanku adalah Mampu Menjadi Perwakilan Kelas yang Sebenar-benarnya Wakil Dari Kelas.Untuk itulah aku katakan, menjadi mediator antar siswa dengan siswa, siswa dengan organisasi, siswa dengan pihak sekolah, organisasi dengan organisasi dan organisasi dengan sekolah adalah ”Fungsi dan Tugas UTAMA”  MPK OBTB SMA N 1 Teladan Yogyakarta ini. Sedangkan menjadi penegak kedisiplinan adalah fungsi dan tugas ”sampingan” dari MPK yang tetap tak boleh diabaikan. Saya hanya berpesan agar MPK tidak melupakan wadah awal mengapa dia dibuat tapi tetap jangan terpaku atas wadah itu karna sebagus apapun wadahnya, tetap isinyalah yang menentukan kualitas. Memang wadah kita adalah sebagai mediator namun jangan berhenti sampai di situ bahwa jalan untuk saling nasehat menasehati terbuka lebar untuk kita, para siswa yang diamanahi tuk menjadi anggota MPK. Terakhir saya ucapkan selamat berjuang untuk kita semua tuk mewujudkan dan menjadikan kita mampu menjadi The Real Teladannya Teladan.

Jingle PTB WDP XXV

Jingle PTB
“PTB Selalu di Hati”
Do = G                                                                                                                4/4
Media Informasi PTB                                                                                          110


Intro : D
D                           F#m
Hey kawan mari satukan cita
D                                   A
Rintangi sgala angkuh di jiwa
D                           F#m
Berbagi crita cinta bahagia
G                        A               D
Di perkemahan teladan bakti
Reff:
G                     A
We Living Together as one
G                      A
To make friends and memories
G               A
S   M   A 1 Teladan
G            A         D
PTB slalu di hati
Rap:
G              A         D                   A
Satukan kata buktikan peduli kita
G              A         D                   A
Bhakti sesama ekspresi keteladanan
G              A         D                   A
Jadikan sbagai moment tak terlupakan
G              A         D                   A
We are living together as one
F#m               D                 A
We Living Together as one
D                    F#m
To make friends and memories
G        A           D
PTB slalu di hati
D                           F#m
Hey kawan mari satukan cita
D                                   A
Rintangi sgala angkuh di jiwa
D                           F#m
Berbagi crita cinta bahagia
G                        A               D
Di perkemahan teladan bakti



Rabu, 03 Februari 2010

Topeng

Sekali lagi kawan..
aq liat diri u pnuh dngan topeng..
topeng yg seolah-olah tak pernah mw u buka..
namun..
taukah u shabat..
dari dlam topeng itu, mnetes air mata u..
dari dlam topeng itu trsirat ksedihan yg mndalam..
dari dlam topeng itu trlihat kerut dkening u itu..
namun..
knapa u msih mngenakanx ?
apakah u lbih nyaman dngan topeng itu ?
topeng yg tak ubahx duri dlam hati u..
engkau bsa trsnyum, namun mata u tak bsa mngelabuiq..
engkau bsa trtawa, namun hati u tak kn bsa brbohong..
apa yg u dpat dri topeng itu ?
sbuah rasa nyaman ?
sbuah rasa aman ?
sbuah rasa agar u mampu lari dri knyatan hdup ni..
u bsa mngatakn kpada teman u "selamat y" dsertai senyum manis u..
tpi.. aq tau bhwa dia mndapatkan apa yang ingin u dpatkan.. n u pun mnyesalinya..
mngapa u tak ingin mmperlihatknx ?
atau critakanlah kpada orang laen..
rasa yg u pikul trlihat bgitu berat shabat..
ingin aq tuk mmbantu walau hnya mampu mmbawa 1 batang dri ribuan batang yg u pikul..
tpi tentu, apabila u ingin mmbagi stngah q kn siap tuk mmbwax..
tpi aq bkanlah orang yg munafik..
bnyak pula beban n rasa yg aq pikul.. maka marilah kita brsama2 mmbawa, memikul n letakkan beban ini agar dy hlang dri pundak kita n kita kn dpat brlari ringan lgi brsama2 smbil brcnda tawa..
sahabat..
jngan ragu..
jngan malu..
jngan takut..
karna q shabt u..
n shabat bkanlah ktika engkau brsedih lntas aq pun bersedih, namun ktika u brsedih aq kn mmbuat ksedihn u mnjadi snyum manis d bibir u.. :)

Senin, 01 Februari 2010

AKU

Hmm.. smpat q brpikir... apakah ksahq kn brjalan sprti ni trus.. aq adlah orang dngan brjuta msalah dlam hidup... aq adlah orang yg tak tau capa diriq sndiri... aq adlah orang yg pnuh dngan kbohongan.. aq adalah orang yg pnuh dngan luka d dada.. aq adlah orang yg egois n tak bsa mngerti prasaan orang laen.. aq adlah orang yg tak ingin dslahkn atas apa yg aq prbuat.. aq adlah orang yg tak bsa dberi amanh.. aq dalah orang yg pling bngung saat ad msalah... aq adlah orang yg tak bsa dandalkn... aq adlah orang yg tak bsa mmbagi waktu.. aq adlah orang yg tak bsa mmbahagiakn ortuq... aq adlah orang yg munafik n naif.. aq adlah orang yg tak pantas jdi panutan orang laen.. aq adlah orang yg hidup dngan bribu topeng mlekat d wajah, hngga aq sndiripun bngung yg mna wajahq yg sbenarx.. aq bkanlah capa2.. aq bkanlah orang yg hebat.. aq bkanlah orang yg dewasa... aq bkanlah orang yg mampu memikul beban seberat ini.. Ingin rasax q mnjerit, q mnangis, q brteriak hngga habis dayaq tuk brteriak.. q ingin bsa melepaskn beban yg trlampau berat d pundak ni.. AQ adlah seorang BAJINGAN kelas KAKAP!!! AQ mngkin orang yg pling BANGSAT d muka bumi ni...

TP.. apkah stelah q sadar bgitu bnyak kekuranganq lantas aq pasrah n tak ingin mmperbaiki smuax... MNGKIN AQ BAJINGAN tp bsakah aq brubah jdi DERMAWAN... MNGKIN AQ BANGSAT tpi bsakah aq mnjdi PUSAT KEBAIKAN ??? Aq yakin bhwa aq pasti BSA!!! n AQ harus BSA!!! karna hidup tu bkan hnya dprlihatkn pada 1 jalan.. ad bribu jalan yg hrus kita lalui.. n aq hrus mrubah arah jalanq agar q dpat mndapatkan KEBENARAN n KEBAIKAN dlam hidupq..
BAJINGAN N BANGSAT KAYAK AQ NI akan brubah mnjadi seorang yg lebih baek lgi!!! :)

Berlian


Setiap manusia adalah pribadi BERLIAN.
Tetapi, terkadang berlian itu tertutupi oleh lumpur yang telah mengeras sehingga mereka hanyalah dianggap menjadi batu biasa.
Namun, apabila batu itu terus menerus diasah maka berlian itu akan Muncul terlihat.
Mungkin lumpur-lumpur itu adalah lingkngan sekitar atau segala sesuatu yang dapat mempengaruhinya, sedangkan "pengasah" itu adalah kehidupan setiap seseorang, yang penuh dengan lika-liku. Canda, tawa, senang, susah, dan segala hal yang kita jalani itu. Maka jangan pernah mengeluh saat mnjalani hidup ini karna nantinya, berlian itu atau sesuatu yang bermakna dan berharga itu akhirnya akan kita dapatkan kelak. Meski susah kita kan selalu berusaha, meski sakit kita kan selalu mengobati, meski perih kita kan tak merintih, meski mulus kita tak pernah merasa tinggi hati.
SEMANGAT !!! \m/

Senyum mu


Mengapa tak pernah ku lihat lagi senyum tulus mu itu ?
Apakah senyum itu telah habis terkikis oleh duka ?
Apakah sakit yang kamu rasa sudah tak bisa tuk diobati kmbali ?
Senyum yang lebih mahal dari emas berlian itu entah apakah telah hilang tuk dijual mnjadi ksedihan
Kawan,
Entah apakah ini yang hnya ku rasa.
Tapi, aku benar-benar bingung bagaimana aku dapat menghadirkan kembali senyum mu itu dari kesedihan yang tengah kamu rasakan.
Aku memang hanyalah teman biasa bagi mu.
Mungkin aku tak dekat dngan mu.
Tapi.
Sungguh aku tak ingin engkau slalu tampak seperti itu.
Sungguh.
Aku ingin mengembalikan senyum mu itu.
Senyum yang dulu menghiasi wajah mu.
Senyum yang dulu prnah kamu bagikan kepada sesama saudara mu.
Senyum yang tak pudar oleh peluh.
Senyum yang kan dapat menjadi semangat baik tuk diri mu sndiri maupun sekeliling mu.
Apa ? Apa ?
Apa yang harus aku perbuat ?
Bagilah teman,
Karna teman ada bukan ketika teman senang ikut terlena akan ksenangan, ketika teman sdih ikud hanya brsdih hati.
Namun.
Teman ada tuk mengingatkan agar tak terlalu senang dan terlena akan kebahagian yang sekarang sedang dirasakan, dan teman adalah ketika temannya merasakan sedih dia brusha menghibur agar kesedihan itu hilang tergntikan dengan senyuman.
Senyuman. terbayang HANYA sebuah gerakan kecil di bibir, namun jika kau yang melakukan sungguh ! Itu adalah hal besar yang mampu mengubah dunia yang penuh dengan lika-likunya ini akan seolah--olah nyaman dan sangat mnyejukkan.
KEEP SMILE FRIEND! :)

MEMANG

Semakin aku memandang dunia yg luas.. 
Semakin aku tak brdaya tuk memandangnya..
Melihat kalian dengan segudang prestasi..
Melihat kalian dengan segudang ilmu pngetahuan..
Melihat kalian dengan segudang pengalaman...
Melihat kalian dengan segudang penghargaan..
Memang..
Aku belumlah cukup berprestasi..
Aku belumlah cukup ilmu...
Aku belumlah cukup berpengalaman...
Aku belumlah cukup penghargaan...
Namun..
Apakah aku kan hnya melihat saja ?
Apakah aku kan puas hanya melihat punggung kalian saja ?
Punggung-punggung yg selalu mendahuluiku ketika aku merangkak, berjalan maupun berlari..
ADA..
Rasa iri...
Rasa sesal...
Rasa marah...
Rasa malu..
Aku iri ketika kalian dapat berjalan d depanku 

namun aku kan selalu BERUSAHA tuk melewati kalian...
Aku Sesal karna hanya bisa menjadi penonton 

namun Aku kn MENCOBA tuk mnjadi yg kan klian tonton...
Aku Marah pada driku yg jarang tuk mau berbuat 

namun ku redakan amarah n akan mnjadi sering BERBUAT...
Aku Malu pada kalian yang sdah cukup itu semua 

namun malu tak mnyurutkan langkahku tuk mmbuat KEMAJUAN...
maka...
Aku akan..
Hilangkan smua rasa di atas dan ganti semua dengan...
BERUSAHA
MENCOBA
BERBUAT
KEMAJUAN
Ya..
Semoga sekali lagi ni bsa mnjadi pemacuku dan bukan hanya isapan jempol belaka..
amiin.. :)