Kebaikan itu selalu INDAH

Kebaikan itu selalu INDAH
Teladan, tempatku kini dan apa yang kan kuperbuat nanti.. Walau menurutku apa yang kan terjadi itu semua masih misteri tapi tak kan pernah menyurutkan semangatku untuk berusaha yang sebaik mungkin.. Dan Atas ijinNYA, aku yakin bahwa Alloh memiliki rencana yang jauh lebih INDAH daripada apa yang aku, makhlukNYA rencanakan.. Bismillah, Dengan menyebut nama ALLOH, kulangkahkan kaki ini, agar aku tak kan hanya berdiam diri :)

Minggu, 30 Januari 2011

Kopi hangat nikmat ?

Tersadar dari lamunan..
Hanya gara-gara suara berisik otak..
Yang meracau saat melamunkan kesadaran..
Waktu terasa begitu cepat..
Hingga ku telah melangkah satu jengkal..
Ya tak bosan apa ya untuk berlanjut..
Dasar paradoks peta tersuguh kopi nikmat..


~sebuah ocehan penghantar bermain~

Jumat, 28 Januari 2011

Kopi hangat pahit ?

Berada di tengah-tengah keramaian kota.. 
Sepi melihat sekeliling tak ada apa-apa.. 
Mungkin hanya aku yang lupa.. 
Bahwa mata masih terpejam 
dan aku tak ada di sana..
Ternyata masih merupakan lanjutan memang..
Seembun paradoks peta tersuguh kopi hangat pahit..


~Sebuah kata penghantar berpikir~

Kamis, 27 Januari 2011

Kopi hangat ?

Tersadar bahwa telah lama tertidur..
Bukan karna terbuai mendengkur.. 
Hanya sekedar mata terpejam dan beratnya tubuh serasa lumpuh.. 
Hilangnya asa bukan karna lemah.. 
Hilangnya tujuan bukan karna kesalahan.. 
Hanya mungkin kita lupa tuk mengambil secarik peta, 
dan letakkan kompas di atasnya.. 
Mengapa kita memlih mendengkur jika peta itu tersaji di dekat kopi hangat itu ?
Sebuah paradoks aneh ketika ku berpikir di sini, 
dan kau yg kupikirkan di sana.. 
Lantas siapa yg kupikirkan dan kenapa aku berpikir di sini ?
Ternyata ini semua memang..
Paradoks peta tersuguh kopi hangat..


~Sebuah tulisan penghantar tidur~

Senin, 24 Januari 2011

Sosok itu tak selamanya kan tegak berdiri

Astaghfirulloh..
Kejadian tak terduga tadi membuatku menimbulkan pertanyaan yang besar..
Mau seberapa BESAR dan LAMA lagi aku melihat sosok itu berkorban demi kita ?
Ingin ku ajak semua tuk menjadi dewasa..
AYO menjadi dewasa !
Aku tak ingin keadaan ini kan terus menerus terjadi pada beliau..
Suatu waktu ingin ke bercerita banyak hal dengan mu..
Namun ternyata terbesit sebuah pemikiran bahwa engkau tengah banyak pikiran..
Pikiran yang aku yakin menjadi pikulan bagi pundak gagah mu itu..
Ya..
Dan ternyata adanya **orang-orang baru** itu juga membuat berantakan..
dan justru kami, **orang-orang lama** tidak juga bertambah dewasa..
**orang-orang baru** itu yang sempat membuatku memiliki harapan yang begitu tinggi..
Sekarang mereka menghantam harapanku itu hingga ke dalam..
Dan kami **orang-orang lama** justru memberikan secercah..
bukan..
Namun Segemerlap cahaya harapan..
Lantas di tengah pertanyaan ini muncul sebuah pertanyaan lagi..
Masih bisakah kami mempercayakan apa yang kami cintai ini pada **orang-orang baru** ?
Atau kamilah yang akan terus berjuang, **Orang-orang lama** ?
Ini mungkin hnya sedikit luapan emosi, karna sungguh aku tidak tega..
Beliau melepas topi, menanggalkan kebesarannya hanya untuk kita..
Karna kita belum dewasa..
Dan mungkin termasuk saya..
tapi yang aku yakin kita bisa belajar dan menjadi seorang yang dewasa !
Bismillah

Kamis, 20 Januari 2011

Sebuah Semangat Juang

Sebuah Janji yang Membuatku Tegak Berdiri

Subhanalloh..
Lemah memang melekat pada diri manusia..
Hingga Yang Maha Kuasa memberikan kekuatanNYA
Agar manusia merasa kuat..
Tersadar akan sebuah keinginan dan kenyakinan..
Bahwa tiang penyangga pun membutuhkan pondasi..
Ia tak bisa tegak berdiri..
Tanpa pondasi yang Kokoh..
Hingga ia siap menjadi pengkokoh bagi bagian yang lain..
Alhamdulillah..
Aku bersyukur dengan keadaan seperti ini..
Semoga tidak membuatku terlena..
Namun justru menjadi bulir-bulir motivasi..
Meski berda di tengah intervensi..
Memang..
PertolonganNYA senantiasa datang..
Bahkan ketika angin malu-malu tuk menampakkan dirinya..
Meski kehadirannya mampu kita rasakan..
Atau ketika sang Bulan memlih tuk terlelap..
Membiarkan sang mentari terjaga tuk menampakkan sinarnya..
Memang..
Kita bisa memilih dan memiliki berbagai rencana..
Namun..
Hanya IA yang kan mampu menentukan hasilnya..
Akan samanya nasib kita..
Atau perbedaan nasib kita..
Karna IA lah yang Maha Tahu
Bukan apa yang kita inginkan..
Bukan apa yang kita rencanakan..
Tetapi..
Apa yang kita butuhkan..
Agar tak berpaling dari kenyataan..
Agar tak berlari saat menghadapi cobaan..
Karna janjiNYA..
Tak kan ada yang sia-sia di dunia ini..
Jika kita berniat karnaNYA..
dan sesuai apa yang dikehendakiNYA..
Bismillah 
:-))

"Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Maka apabila kamu telah selesai (dari suatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan yang lain). Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap”. (Q.S. Alam Nasyrah :5-8)